Kenaikan BBM Non-Subsidi Shell, Total, dan AKR Disetujui Pemerintah

BBM non-subsidi

SuaraDemokrasi.com – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), diberitakan telah menerima usulan perubahan harga bahan bakar minyak (BBM) yang dijual oleh operator SPBU asing, Total Oil, Shell, dan PT AKR Corporindo Tbk. Dikatakan oleh Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi, Djoko Siswanto bahwa pemerintah telah mempersilahkan Shell, Total, dan AKR untuk melakukan kenaikan BBM yang dijualnya.

Lebih lanjut dikatakannya, bahwa menaikkan harga yang akan dilakukan boleh-boleh saja, karena itu merupakan BBM non subsidi. Pihaknya juga akan meminta ketiga perusahaan tersebut untuk melakukan laporan terhadap perubahan harga terlebih dahulu kepada pemerintah sebelum menaikkan harga yang dijual.

Hal ini perlu dilakukan supaya pemerintah bisa memastikan bahwa kenaikannya tidak melebihi margin yang telah ditetapkan pemerintah yakni sebesar 10%. Djoko juga menegaskan bahwa laporannya segera akan diterima dan akan dilakukan evaluasi. Bila ternyata melebihi 10% maka diminta untuk menurunkan kembali harganya, demikian yang diujarkan oleh Djoko Siswanto.

Sementara itu untuk Pertamina yang merupakan perusahaan pelat merah milik pemerintah, menurutnya belum mengajukan perubahan harga BBM non subsidi. Padahal menurutnya, Pertaminan juga diperbolehkan untuk mengajukan perubahan harga untuk BBM non subsidi.

Lebih lanjut dikatakannya, bahwa Pertamina tetap harus mengajukan permohonan perubahan harga BBM non subsidi. Sejauh ini, yang dilakukan Pertamina hanya berupa konsultasi dengan pemerintah terkait rencana untuk melakukan perubahan harga BBM non subsidi.

(Sumber : https://ekonomi.kompas.com/read/2018/05/28/054114326/pemerintah-setujui-kenaikan-harga-bbm-non-subsidi-shell-total-dan-akr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *