Di Bawah Ekspetasi, Pertumbuhan Ekonomi Kuartal I/2018

Pertumbuhan Ekonomi Kuartal I/2018 dengan angka 5,06 persen disebutkan oleh seorang ekonom PT Bank Central Asia (BCA) David Sumual masih di bawah ekspetasi dari analisis sebelumnya yang memproyeksikan mencapai angka 5,18 persen.

SuaraDemokrasi.com – Pertumbuhan Ekonomi Kuartal I/2018 dengan angka 5,06 persen disebutkan oleh seorang ekonom PT Bank Central Asia (BCA) David Sumual masih di bawah ekspetasi dari analisis sebelumnya yang memproyeksikan mencapai angka 5,18 persen.

Salah satu komponen yang membentuk pertumbuhan ekonomi menjadi tidak sesuai dengan ekspetasi yaitu karena konsumsi rumah tangga.

Mengutip dari Kompas.com, saat dihubungi pada Senin (07/05/2018), David mengatakan, “Kami lihat memang konsumsi rumah tangga salah satu faktor yang agak mengecewakan karena ini melanjutkan empat kuartal  sebelumnya saja yang pertumbuhannya masih di bawah 5 persen”.

Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan untuk konsumsi rumah tangga pada kuartal I/2018 tercatat mencapai 4,95 persen. Jika dibandingkan dengan data periode yang sama pada setahun sebelumnya, angka tersebut hanya naik sebanyak 0,01 persen dari kuartal I/2017 sebesar 4,94 persen.

Pertumbuhan konsumsi rumah tangga pada kuartal IV/2017 juga tercatat masih di bawah 5 persen, yaitu 4,97 persen. Padahal untuk porsi konsumsi rumah tangga sesuai dalam struktur Produk Domestik Bruto (PDB) pada sisi pengeluarannya merupakan yang terbesar, yakni mencapai angka 56,80 persen.

David juga menyebutkan beberapa hal yang menyebabkan tingkat konsumsi rumah tangga menjadi rendah. Salah satunya, lanjut David, karena panen raya mengalami perubahan atau pergeseran jadwal serta jatuh pada Kuartal II/2018. Selain itu, adanya kegiatan impor yang lebih besar ketimbang ekspornya, dan faktor “musiman” yang setiap kuartal I laju pertumbuhan ekonomi menjadi rendah.

“Pertumbuhan kredit juga masih lemah, belanja pemerintah pun belum optimal. Itu yang membuat kenapa pertumbuhannya di bawah ekspetasi,” ujar David.

Meski masih di bawah ekspetasi analis, pertumbuhan ekonomi pada kuartal I/2018 adalah yang tertinggi bila dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun-tahun sebelumnya.  Seperti pertumbuhan ekonomi pada kuartal I/2017 tercatat pada angka 5,01 persen, sedangkan pada kuartal I tahun 2016 sebanyak 4,94 persen, dan untuk kuartal I tahun 2015 lalu sebesar 4,84 persen.

Sumber: https://ekonomi.kompas.com/read/2018/05/07/184702226/analis-pertumbuhan-ekonomi-kuartal-i2018-di-bawah-ekspetasi

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *