BNN dan Ditjen Bea Cukai Berhasil Membongkar Penyelundupan Katinon dan Menemukan Modus Baru dalam Aksi Penyelundupan Narkoba

BNN dan Bea Cukai

SuaraDemokrasi.com – BNN beserta Ditjen Bea dan Cukai berhasil mengungkap jaringan penyelundup 68 kilogram katinon dan 15.487 butir ekstasi. Deputi Bidang Pemberantasan BNN, Arman Depari menyebutkan adanya modus baru di dalam penangkapannya kali ini. Dimana modus tersebut dengan menggunakan pengiriman yang berjumlah kecil. Tentu saja, hal ini berbeda dengan modus-modus sebelumnya yang melakukan pengiriman dalam partai besar.

Pengiriman yang dilakukan dengan menggunakan pos. Dan akhir-akhir ini memang sedang terjadi pertukaran modus, demikian ujar Arman dalam konferensi pers-nya di Kantor DJBC, Jakarta, Senin (28/5).

Arman juga menuturkan bahwa sebelumnya pengiriman paket narkotika banyak dilakukan dalam jumlah besar. Terutama paket-paket yang dilakukan pengiriman via jalur laut. Namun, karena sering diungkap petugas, maka para sindikat narkotika mengantisipasinya. Mereka mengubah strateginya yang mengirimkan bahan haramnya ke Indonesia dengan cara dipecah-pecah dari satu tempat menuju beberapa wilayah di Indonesia.

Terungkapnya jaringan penyelundup 68 kg katinon ini awalnya dari informasi intelijen. Petugas mencurigai adanya dua paket yang beralamat tujuan Jakarta Utara, sementara dua paket lainnya menuju Dumai, Riau. Keempat paket tersebut tiba di Kantor Pos Besar Pasar Baru, Jakarta pada 16 Maret 2018 lalu. Kemudian setelah menerima paket mencurigakan itu, segera dilakukan pemeriksaan dan uji sampel di Laboratorium Bea Cukai, Jakarta.

Dari hasil pemeriksaan tersebut, menyatakan bahwa keempat paket tersebut merupakan daun kering dari tanaman khat yang mengandung katinon. Kemudian DJBC dan BNN melakukan controlled delivery pada 23 Maret 2018 di sekitar Kantor Pos Jakarta Utara. Selanjutnya petugas gabungan berhasil mengamankan satu orang tersangka.

Selanjutnya dari hasil pengembangan, petugas juga melakukan controlled delivery di Dumai. Pada 27 maret 2018 petugas juga berhasil mengamankan dua orang tersangka dengan dua paket narkotika tersebut. Petugas DJBC juga telah berhasil mengungkap jaringan penyelundupan lima paket barang kiriman yang berisi 15 ribu lebih butir pil ekstasi. Dimana pengiriman ekstasi tersebut dilakukan dari Belgia.

(Sumber : https://nasional.kompas.com/read/2018/05/28/12033871/bongkar-penyelundupan-katinon-bnn-dan-ditjen-bea-cukai-temukan-modus-baru)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *