Start Up Berharap GVS Menggelar Event di Daerah

Bekraf, oleh Direktur Fasilitasi Infrastruktur TIK Bekraf, Muhammad Neil El Himam, menyatakan dukungannya terhadap pertemuan start up lokal dengan sejumlah investor dari Silicon Valley dalam naungan Global Ventures Summit (GVS) guna mendorong pertumbuhan dan perkembangan start up lokal.

SuaraDemokrasi.com –Bekraf, oleh Direktur Fasilitasi Infrastruktur TIK Bekraf, Muhammad Neil El Himam, menyatakan dukungannya terhadap pertemuan start up lokal dengan sejumlah investor dari Silicon Valley dalam naungan Global Ventures Summit (GVS) guna mendorong pertumbuhan dan perkembangan start up lokal.

Pada tahun ini (2018) terdapat sekitar 250 start up lokal yang turut andil dalam GVS 2018, yang mana diberi kesempatan oleh Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) untuk bertemu dengan para investor global.

Adapun program yang diprakarsai oleh Parkpne Capital, Enpowerng ScalableTechnologies in High Growth Markets GVS 2018 tersebut juga disambut antusias oleh start up lokal. Dimana tujuan utama dari kegiatan tersebut adalah untuk menghubungkan start up potensial dengan para investor pilihan dari Silicon Valley.

Dikutip dari laman Antara News, berdasarkan keterangannya, pada Minggu(29/04/18), di Jakarta, Muhammad Neil mengatakan, “Kenapa kita support GVS, karena kita ingin membangun ekosistem digital yang lengkap di Indonesia. Di sini ajang bertemunya para start up baik yang baru mulai sampai yang sudah di-inves dengan para investor.”

Sedangkan bagi mereka yang terpilih akan mendapatkan kesempatan mengikuti kegiatan sharing dengan pembicara internasional yang terdiri dari mentor, partner, accelerator, inkubator dan investor dalam event tersebut.

Tidak hanya itu, kegiatan tersebut juga akan menjadi ajang untuk saling belajar, bertemu dengan para investor, dan bagaimana cara menjualnya. Serta sebaliknya, bagi investor kegiatan tersebut menjadi ajang untuk belajar, khususnya bagi mereka yang selama ini terjun berinvestasi pada bisnis konvensial.

“Di sini juga ada investor yang sudah berpengalaman, mereka berbagi ilmu, pengalaman dan data-data yang bisa menjadi bahan bagi para start up, investor dan pemerintah dalam pengembangan ekosistem digital,” ujar Neil.

Sementara itu, peserta GVS dari Website Tonijoy, Ilham Akbar juga menyampaikan hal senada dan ia merasa sangat senang dapat turut andil dalam seminar tersebut. Ilham juga berharap seminar tersebut juga bisa diselenggarakan pada daerah-daerah mengingat banyaknya start up-start up potensial di sana.

Hingga pada tahun 2017, Indonesia sendiri telah memiliki empat Unicorn (start up dengan evaluasi di atas USD 1 Milar), dengan jenis start up yang tumbuh antara lain On-Demand Service, E-Commerce dan Fintech. Sedangkan untuk 2018, jenis start up baru yaitu Digital Enable, Logistic, Talent Scouting, Blockchain, Agriculture dengan penggunaan teknologi IOT, serta Artificial Intellegence.

Sumber:https://www.antaranews.com/berita/705781/startup-berharap-event-gvs-digelar-di-daerah

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *