Sandiaga Uno Menyatakan Bahwa “Car Free Day” Wajib Bebas Politik

Sandiaga Uno selaku Wakil Gubernur dari DKI Jakarta memberikan penegasan bahwasanya area yang digunakan untuk car free day di Jakarta wajib bebas dari segala macam tindak serta aktivitas politik

SuaraDemokrasi.com – Sandiaga Uno selaku Wakil Gubernur dari DKI Jakarta memberikan penegasan bahwasanya area yang digunakan untuk car free day di Jakarta wajib bebas dari segala macam tindak serta aktivitas politik.

Beliau juga menyatakan bawah ketika relawan satu tokoh politik menggelar suatu kegiatan dengan nuansa politik pada area car free day, maka relawan tokoh lain akan membalasnya. Dari hal ini tentunya bisa menjadikan sebuah kegiatan menjadi kebiasaan yang berulang.

Dikutip dari kompas.com, “Konsensusnya bahwa car free day itu harus bebas politik. Minggu lalu itu ada Pak Jokowi dan relawannya, pasti akan dibalas minggu ini dengan ganti presiden, minggu depan pasti nanti ada relawannya Pak Jokowi lagi,” ujar Sandiaga ketika berada pada program Kompas Petang  pada hari Minggu (29/4/2018).

Sandiaga memberikan himbauan kepada masyarakat agar turut serta dalam memastikan bahwasanya tidak ada kegiatan apapun yang bernuansa politik pada acara car free day di DKI Jakarta. Peraturan Gubernur Nomor 12 Tahun 2016 mengenai Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) yang mana telah ditandatangani mantan Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) memberikan pernyataan bahwa area car free day harus bebas dari berbagai macam kegiatan politik.

Dikutip dari kompas.com ” Car free day itu milik bersama. Jadi, masyarakat juga harus memastikan ke depan tidak ada friksi di antara kelompok masyarakat dengan bagaimana kami memastikan car free day itu bebas politik,” ujar Sandiaga Uno.

Ada sekumpulan orang yang mana saat itu sedang membawa spanduk, mengenakan topi, dan kaos dengan tulisan #2019GantiPresiden pada saat acara area car free day, di hari Minggu pagi tanggal 29 April 2018. Namun, tidak terdapat nama penggerak yang diusung dalam atribut tersebut, baik dari lembaga maupun dari partai.

Pasal 7 Ayat 2 tentang Peraturan Gubernur Nomor 12 Tahun 2016 yang menyatakan HBKB menyebutkan bahwa tidak diperbolehkan ada kegiatan politik pada kawasan area car free day. Bunyi pasal ini adalah HBKB tidak boleh dimanfaatkan untuk  kepentingan partai politik maupun SARA serta orasi ajakan yang bersifat menghasut.

 

 

Sumber: https://megapolitan.kompas.com/read/2018/04/29/21412281/sandiaga-car-free-day-harus-bebas-politik

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *