Pembantu Keamanan Nasional Mike Pence AS Hanya Menjabat Dua Hari

Pembantu Keamanan Nasional baru, Jon Lerner untuk Wakil Presiden Amerika Serikat (AS), Mike Pence, memutuskan untuk mengundurkan diri pada Minggu (15/04/2018). Aksi pengunduran diri tersebut hanya berselang dua hari saja setelah ia secara resmi ditunjuk untuk menduduki jabatan tersebut.

SuaraDemokrasi.com – Pembantu Keamanan Nasional baru, Jon Lerner untuk Wakil Presiden Amerika Serikat (AS), Mike Pence, memutuskan untuk mengundurkan diri pada Minggu (15/04/2018). Aksi pengunduran diri tersebut hanya berselang dua hari saja setelah ia secara resmi ditunjuk untuk menduduki jabatan tersebut.

Kata pejabat Gedung Putih, seperti yang dikutip dari laman ANTARA News, Undur diri Jon Lerner itu terjadi setelah adanya pembahasan rahasia Gedung Putih yang menjadi berita utama. Pengunduran diri tersebut juga menambah semakin panjangnya daftar nama pejabat penting Amerika Serikat yang memilih mengundurkan diri pada masa pemerintahan Donald  Trump.

Penunjukan Jon Lerner sebagai bagian dari kelompok Mike Pence merupakan salah satu jabatan dari personel yang tersingkat di Gedung Putih, yang mana belakangan ini dikenal atas pergantian staff yang terjadi akibat gejolak serta pertikaian internal, dan menjadi suatu peristiwa pertama untuk menutupi Mike Pence, yang telah berupaya keras agar terhindar dari drama tersebut.

Pengumuman dari Kantor Pence pada Jumat (13/04/2018), bahwa Pembantu Senior, Lerner untuk Duta Besar Amerika Serikat di PBB, Nikki Haley, ditunjuk sebagai penasihat utama Mike Pence terkait masalah kebijakan luar negeri.

Akan tetapi, pada Minggu malamnya, Kantor Pence malah mengeluarkan pengumuman dan pernyataan kedua, bahwa Jon Lerner akan ditarik.

Masalah tersebut mulai memuncak pada Jumat, ketika Pence beserta staff seniornya masih berada dalam penerbangan selama delapan jam menuju Peru guna menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Amerika.

Klimaks masalah tersebut, menurut pejabat dari Gedung Putih, terjadi saat Trump marah ketika ia diberitahu kesalahan, bahwa sebelumnya Lerner merupakan seseorang yang Never Trump, sebuah istilah yang digunakan untuk menggambarkan pendukung dari Partai Republik yang anti-Trump.

Selama masa perlombaan utama pada pemilihan kandidat partai menjelang Pemilu 2016 lalu, Lerner sendiri telah mendukung senator Republik, Marco Rubia.

Untuk membereskan ketegangan tersebut, sebenarnya Pence telah menghubungi Trump. Namun Trump malah tidak menggubrisnya.

Kata pejabat Gedung Putih, Lerner setelah masalah tersebut kemudian menawarkan untuk mengundurkan diri pada Minggu malam, “Demi meminimalkan jumlah konflik dan drama internal.”

Namun untuk selanjutnya, tambah pejabat Gedung Putih, Lerner akan tetap bekerja untuk Haley.

Sumber : https://www.antaranews.com/berita/701866/cuma-dua-hari-menjabat-pembantu-keamanan-nasional-mike-pence-mundur

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *