Pasca Perolehan Nomor Urut PDI Perjuangan dan Golkar Semakin Mesra

Saat ini Partai PDI Perjuangan dan Golkar semakin menunjukkan keakraban yang dimiliki keduanya menjelang diselenggarakannya Pilkada di tahun 2018 dan juga Pemilu di tahun 2019. Hal ini ditunjukkan oleh Hasto Krisyanto selaku Sekretaris Jenderal Partai PDI dan Airlangga Hartarto selaku Ketua umum partai Golkar yang mana saat itu sedang saling bercanda.

SuaraDemokrasi.com – Saat ini Partai PDI Perjuangan dan Golkar semakin menunjukkan keakraban yang dimiliki keduanya menjelang diselenggarakannya Pilkada di tahun 2018 dan juga Pemilu di tahun 2019. Hal ini ditunjukkan oleh Hasto Krisyanto selaku Sekretaris Jenderal Partai PDI dan Airlangga Hartarto selaku Ketua umum partai Golkar yang mana saat itu sedang saling bercanda.

Mereka saling bercanda pada saat berada di sebuah acara Rapat Koordinasi Bidang Nasional yang III yang dilaksanakan di kantor DPP Partai PDI Perjuangan, Jakarta Pusat. Dalam kesempatan ini, Hasto menyatakan bahwa PDI mendapatkan nomor urut peserta parpol yang ketiga.

Dikutip dari antarnews.com, nomor urut yang ketiga ini adalah sila ketiga dari pancasila sebagai wujud persatuan Indonesia. Sedangkan gambar untuk sila ini pada burung garuda adalah pohon beringin.

Untuk partai Golongan Karya atau Golkar mendapatkan nomor urut yang ke 4. Hal ini juga dapat diartikan bahwa Partai Golkar mendapatkan sila yang ke 4 dalam pancasila yaitu permusyawaratan Indonesia. Lambang dari sila yang ke empat dalam burung garuda digambarkan dengan kepala banteng.

Dari nomor urut yang didapatkan keduanya bisa menunjukkan adanya hubungan yang cukup dekat diantara Partai Golkar dengan Partai PDI Perjuangan. Hubungan keduanya juga ditegaskan secara langsung Ketua Umum PDI Perjuangan, sebagaimana adanya nomor urut yang diperoleh jika bisa bersatu dan bersama nantinya akan memberikan adanya sebuah kemajuan untuk Indonesia.

Sementara dari partai Golkar sendiri, Airlangga pada saat penyampaian presentasinya ternyata membukanya menggunakan teriakan kata “merdeka” sebanyak tiga kali. Padahal teriakan tersebut adalah yel-yel dari Partai PDI Perjuangan.

Setelah usai Airlangga juga kembali mengulangi untuk mengucapkan kata “merdeka” yang mana selanjutnya diikuti oleh semua peserta yang ada di dalam Rakorbidmas yang ke III dari Kementerian Partai PDI Perjuangan.

Alasannya mengapa kata Merdeka diteriakkan 4 kali dikarenakan nomor urut yang diperoleh adalah 4. Dari jumlah angka inilah mengapa teriakan yel-yel PDIP diteriakkan satu kali lagi. Kemudian semua orang yang ada di ruangan tersebut pun tersenyum.

Dari beberapa bukti yang ada ini memang semakin menjawab adanya hubungan yang baik di antara keduanya.

 

Sumber:

https://www.antaranews.com/berita/699572/pdi-perjuangan-dan-partai-golkar-makin-mesra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *