Pasca Digugat Konsumen Reklamasi, Anies Baswedan Angkat Bicara Bahwa Beli Sesuatu Yang Memiliki Dasar Hukum

Pengembang Pulau Reklamasi yang ada di Teluk Jakarta, PT Kapuk Naga Indah ini telah digugat olah banyak konsumennya. Anies Baswedan selaku Gubernur Jakarta menyatakan bahwa hal ini terjadi karena para konsumen membeli sesuatu pada perusahaan yang untuk status hukum saja belum jelas

SuaraDemokrasi.com – Pengembang Pulau Reklamasi yang ada di Teluk Jakarta, PT Kapuk Naga Indah ini telah digugat olah banyak konsumennya. Anies Baswedan selaku Gubernur Jakarta menyatakan bahwa hal ini terjadi karena para konsumen membeli sesuatu pada perusahaan yang untuk status hukum saja belum jelas.

“Kita ini hidup pada negara hukum, lakukanlah transaksi dengan dasar hukum. Jika belum memiliki dasar hukum yang kuat maka jangan lakukan transaksi. Jangan justru dibalik, transaksi dulu baru buat dasar hukumnya,” Ujar Anies Baswedan yang dikutip dari kompas.com pada saat berada di Gedung DPRD DKI Jakarta, Selasa 10 April 2018.

Indonesia adalah negara yang modern dan mempunyai banyak sekali aturan dalam hukum. Bagi Anies, kejadian seperti ini seharusnya memang dijadikan sebagai pembelajaran agar hal yang sama tidak lagi terulang kembali.

“Kali ini adalah pembelajaran yang mahal dan juga bisa dijadikan  peringatan bagi semua pihak. Mulailah menaati hukum yang ada, dari hal ini kemudian transaki akan mudah dilakukan.”  tambah Anies.

Ada enam konsumen dari Pulau Reklamasi yang sudah menggugat PT Kapuk Naga Indah dan juga Gubernur Jakarta, Anies Baswedan. Gugatan ini sudah terdaftar pada saat tanggal 22 Januari 2018.

Dikutip dari kompas.com, bahwasanya yang melayangkan gugatan tersebut adalah Suradi Tamin, Stevanus Wiliyan, Agus Sugiarto Tamin, Handy Tamin, Endro Weliyan, dan Yudarno. Masing-masing dari mereka diketahui sudah menginvestasikan dananya dengan kisaran dari 2,7 miliar  rupiah sampai 8,4 miliar rupiah.

Investasi tersebut digunakan untuk melakukan pembelian unit hunian yang berada Golf Island maupun Pulau D. Mereka melakukan gugatan kepada PT Kapuk Naga Indah sebagai pihak pengembang serta pemerintah Provinsi DKI Jakarta atau Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Mereka juga meminta agar kedua pihak tersebut mau mengganti rugi sejumlah uang yang sudah mereka investasikan. Meskipun begitu, jumlah yang harus dibayarkan tidaklah sama, sebab kedua pihak tergugat ini diharuskan untuk membayar ganti rugi dengan uang tambahan sebesar 10 miliar rupiah kepada setiap orang dari 6 orang yang menggugat. Dikutip dari kompas.com.

 

 

Sumber: https://megapolitan.kompas.com/read/2018/04/10/22020681/digugat-konsumen-reklamasi-anies-bilang-belilah-sesuatu-yang-punya-dasar

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *