Panitia “Untukmu Indonesia” Tidak Memperdulikan Peringatan Bagi-bagi Sembako yang Berada di Monas

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberikan ancaman bahwasanya akan memberikan sanksi untuk panitia yang menyelenggarakan acara “Untukmu Indonesia”. Acara tersebut adalah salah satu acara untuk membagikan sembako di kawasan Monas, Jakarta Pusat pada hari Sabtu 28 April 2018.

SuaraDemokrasi.com – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberikan ancaman bahwasanya akan memberikan sanksi untuk panitia yang menyelenggarakan acara “Untukmu Indonesia”. Acara tersebut adalah salah satu acara untuk membagikan sembako di kawasan Monas, Jakarta Pusat pada hari Sabtu 28 April 2018.

Kepala dari Dinas dan Kebudayaan DKI Jakarta bernama Tinia Budiarti memberikan pernyataan, bahwasanya sanksi tersebut akan diberikan dengan alasan adanya dugaan melanggar surat perjanjian yang telah dibuat.

Dikutip dari Kompas.com, “Intinya panitia tidak memenuhi janji mereka sesuai surat pernyataan yang mereka buat dan tidak mengindahkan peringatan dan saran saya terkait bagi-bagi sembako,” ujar Tinia. Pernyataan tersebut diberikan pada hari Minggu (29/4/2018).

Tinia juga memberikan penyataan tambahan bahwasanya ketika pengurusan izin, pihak panitia menyebutkan acara sebagai sebuah kegiatan kebudayaan. Dari dasar tersebut menurut Tinia Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberikan bentuk pengamanan yang sudah sesuai dengan standar dan prosedur operasional kebudayaan, dan bukan sebuah acara untuk bagi-bagi sembako.

“Sebenarnya apabila panitia jujur dengan apa yang akan mereka lakukan dan mendengarkan saran kami, pasti kami akan mempersiapkan strategi pengamanan dan lay out yang berbeda untuk kegiatan bagi sembako,” ujar Tinia.

“Tapi karena panitia meminta izin untuk kegiatan budaya, makanya kami izinkan dan dengan standar pengamanan yang biasa,” penjelasan lebih lanjut dari Tinia.

Berdasarkan alasan tersebut, maka panitia akan terancam mendapat terkena sanksi. Sanksi yang ada bergantung dengan kerugian yang timbul karena acara tersebut. Dikutip dari kompas.com , “Sanksi diberikan sesuai pernyataan yang dibuat panitia, yaitu segala akibat yang timbul dari acara tersebut akan ditanggung pihak panitia,” ujar tambahan Tinia.

Selain itu, kata Tinia acara tersebut tidak diizinkan untuk menggunakan Monas sebagai tempat acara sebab akan menjadikan daerah tersebut macet, semrawut dan juga kotor. Bahkan di sepanjang jalan Medan Merdeka Selatan terutama trotoar juga digunakan sebagai tempat untuk lahan parkir.

Acara “Untukmu Indonesia” tersebut digelar oleh Forum Untukmu Indonesia yang mana juga dimeriahkan oleh sejumlah kegiatan diantaranya adalah pertunjukan seni, khitanan massal, doa lintas agama, serta pembagian sembako.

 

 

 

Sumber : https://megapolitan.kompas.com/read/2018/04/29/23234571/pemprov-dki-panitia-untukmu-indonesia-tak-mengindahkan-peringatan-bagi

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *