Negara-Negara Kawasan Arab Mulai Terbuka Mengenai Serangan AS dan Sekutunya di Suriah

Ketika kebanyakan pemimpin dari negara Barat memberikan dukungan akan serangan keras yang dilancarkan Oleh Amerika Serikat, Inggris dan juga Prancis untuk Suriah. Reaksi ini justru ditunjukkan berbeda oleh para pemimpin dari beberapa negara yang ada di Arab. Berikut adalah beberapa komentar yang dilontarkan oleh negara Arab tersebut. Dikutip dari kompas.com

SuaraDemokrasi.com – Ketika kebanyakan pemimpin dari negara Barat memberikan dukungan akan serangan keras yang dilancarkan Oleh Amerika Serikat, Inggris dan juga Prancis untuk Suriah. Reaksi ini justru ditunjukkan berbeda oleh para pemimpin dari beberapa negara yang ada di Arab. Berikut adalah beberapa komentar yang dilontarkan oleh negara Arab tersebut. Dikutip dari kompas.com.

Qatar

Negara ini sebagai negara Teluk Arab pertama yang melontarkan komentar kepada serang udara dari Amerika Serikat dan para sekutunya kepada Suriah. Pernyataan ini resmi disampaikan oleh Kementerian Luar Negeri dari Qatar pada hari Sabtu 14 April 2018.

Negara ini juga menunjukkan bahwa dukungan yang diberikannya ini bertujuan agar pasukan rezim Assad berhenti untuk menggunakan senjata kimia, yang mana senjata tersebut cukup membahayakan bagi warga sipil.

Oman

Dukungan untuk Suriah juga disampaikan oleh pemerintah Oman. Dukungannya ini diperuntukkan atas tindakan militer yang melawan instalasi militer dari Suriah. Dikutip dari kompas.com, negara Oman mendukung mengenai alasan yang menjadi dasar keputusan AS dan sekutunya dalam mengambil sebuah tindakan militer untuk instalasi militer di Suriah.

Mesir

Kementerian Luar Negeri dari Mesir juga memberikan penyataan keprihatinan atas adanya serangan yang dilakukan oleh militer AS dan juga sekutunya. Hal ini dianggap sebagai suatu hal yang sudah menciderai keselamatan dari warga Suriah dan juga telah memberikan ancaman terhadap pemahaman yang sudah dicapai tentang zona de-eskalasi.

Aljazair

Menteri Luar Negeri dari Aljazair yaitu Ahmed Ouyahia, dengan tegas menyatakan sangat menyesal atas serangan yang telah dilakukan ketika komunitas internasional saat ini sedang menunggu adanya hasil yang diperoleh tim penyelidik mengenai ada atau tidaknya pemakaian senjata kimia yang terjadi di kota Douma.

Serang yang terjadi ini membuat suasana yang cukup memberatkan secara tidak baik atau negatif untuk langkah dalam penyelesaian krisis yang terjadi di Suriah lewat jalur politik.

Irak

Kecaman mengenai serangan yang dilakukan AS dan juga sekutunya telah disampaikan oleh Irak sebagaimana memperingatkan bahwasanya serangan militer ini pun bisa jadi pemicu munculnya kembali gerakan pemberontakan yang terjadi di kawasan Timur Tengah.

Juru bicara dari Kementerian Luar Negeri Irak yaitu Ahmad Mahjoub menjelaskan, konsekuensi akibat adanya serangan militer ini nantinya akan memberikan ancaman keamanan serta stabilitas dari daerah tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *