Moeldoko Memberikan Pernyataan Terkait Dengan Presiden Tidak Akan Korbankan Negara untuk Tenaga Kerja Asing

Moeldoko selaku Kepala dari Kantor Staf Presiden yang disingkat dengan KSP memberikan pernyataan mengenai Peraturan Presiden atau Perpres yang ada pada nomor 20 tahun 2018 yang mana menjelaskan tentang Tenaga Kerja Asing (TKA) tidaklah mempermudah mereka menjadi tenaga kasar di Indonesia.

SuaraDemokrasi.com – Moeldoko selaku Kepala dari Kantor Staf Presiden yang disingkat dengan KSP memberikan pernyataan mengenai Peraturan Presiden atau Perpres yang ada pada nomor 20 tahun 2018 yang mana menjelaskan tentang Tenaga Kerja Asing (TKA) tidaklah mempermudah mereka menjadi tenaga kasar di Indonesia.

Dikutip dari kompas.com, “Presiden tidak akan mengorbankan negara untuk TKA,” ujar Moeldoko setelah selesai menggelar diskusi bersama ratusan kelompok disabilitas, aktivis, dan mahasiswa peduli disabilitas yang berada di Mataram, Nusa Tenggara Barat, pada hari Kamis tanggal (26/4/2018).

Pihak Moeldoko juga memberikan permintaan kepada semua pihak yang mengetahui adanya Tenaga Kerja Asing (TKA) yang menjadi tenaga kasar di Indonesia diharapkan untuk melaporkan apa yang sudah ia temukan. Sehingga nantinya aparat kepolisian dan juga pihak keimigrasian bisa melakukan tindakan yang lebih cepat.

Dikutip dari kompas.com, ”Laporkan jika ada yang mengetahui hal itu, polisi pasti akan cepat bertindak,” penjelasan Moeldoko. Hampir pada setiap kesempatan yang ada, Moeldoko juga memberikan penjelasan mengenai polemik Peraturan Presiden Nomor 20 Tahun 2018 yang menjelaskan tentang Tenaga Kerja Asing (KTA) di Indonesia.

Moeldoko juga memberikan kritik pihak yang mana ingin mencabut Peraturan Presiden atau Perpres tersebut. Ia juga berharap jika pihak tenaga kerja asing bisa lebih memahami lebih lanjut mengenai peraturan presiden ini. sehingga akan diberikan kemudahan untuk bekerja di Indonesia. Selain itu jika terjadi apa-apa akan segera bisa ditangani dengan cepat.

“Mereka harus memahami secara komprehensif soal Perpres tersebut. Dalam Perpres tersebut diberikan kemudahan TKA yang ahli dalam bidang tertentu untuk bekerja di Indonesia. Hanya butuh dua hari dalam mengurus izin mereka. Tentu saja hal-hal yang butuh perbaikan cepat, seperti pembangkit listrik tenaga uap (PLTU), jika ada kerusakan, tenaga dari luar itu bisa cepat menangani,” penjelasan lebih lanjut oleh Moeldoko.

Pihak Moeldoko juga memberikan penekanan bahwasanya tidak hanya Tenaga Kerja Asing yang diberikan berbagai kemudahan ketika berada di Indonesia. Namun Tenaga Kerja Asing yang berasal dari semua negara mana pun juga diberikan kemudahan yang sama, tetapi tidak diperuntukkan untuk menjadi tenaga atau yang dikenal dengan buruh kasar.

 

Sumber: https://regional.kompas.com/read/2018/04/27/07013111/moeldoko-presiden-tidak-akan-korbankan-negara-untuk-tenaga-kerja-asing

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *