Kebocoran Pipa Milik PT Pertamina Balikpapan Diduga Berasal Dari Jangkar

Sebuah jangkar kapal yang mengangkut batu bara ini diduga menjadi faktor penyebab dari kebocoran yang ada pada pipa milik PT Pertamina yang terjadi di Balikpapan, Kalimantan Timur pada 31 Maret 2018 lalu.

SuaraDemokrasi.com – Sebuah jangkar kapal yang mengangkut batu bara ini diduga menjadi faktor penyebab dari kebocoran yang ada pada pipa milik PT Pertamina yang terjadi di Balikpapan, Kalimantan Timur pada 31 Maret 2018 lalu.

Berdasarkan pernyataan dari Agus H Purnomo selaku Direktur Jendral atau Dirjen Perhubungan Laut dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub), bahwasanya kaitannya dengan hal ini memang ada kesalahpahaman di antara pihak nakhoda kapal dengan penjaga jangkar. Sehingga menjadikan jangkar yang ada terjatuh serta menghantam pipa milik PT. Pertamina.

Dikutip dari kompas.com, Agus Juga memberikan pernyataan ketika berada di Gedung DPR RI Jakarta Pada Hari Senin tanggal 16 April 2018. Ada miskomunikasi yang terjadi di antara nakhoda dan penjaga kapal sehingga jangkar jadi melorot. Sedangkan nama dari kapal tersebut ada MV EVER JUDGER.

Cerita kronologinya adalah kapal MV EVER JUDGER ini mual-mula tiba di Pelabuhan Balikpapan di hari Kamis, 29 Maret 2018 kira-kira pukul 02.00 pagi WITA. Kemudian kapal tersebut bersandar ke Dermaga miliki PT Dermaga Perkasapratama tepat pada pukul 05.55 WITA. Setelah itu kapal mulai beroperasi untuk memuat batu bara pada pukul 96.35 hingga 12.20 WITA. Kala itu muatannya sebesar 74.808 metrik ton atau MT.

Pasca pengangkutan batubara PT Penascop Maritim Indonesia dari Cabang Balikpapan meminta permohonan atas surat persetujuan berlayar atau SPB pada hari Jumat 30 Maret 2018. Tidak menunggu waktu yang lama SPB tersebut langsung terbit tepat jam 12.47 WITA.

Kapal itu pun akhirnya berangkat, namun karena ada air yang pasang maka Pandu selaku nakhoda kapal memutuskan untuk menunggu dan berlabuh di sana. Sangat disayangkan jangak yang digunakan untuk berlabuh berada di jarak 4 kabel dan buoy kuning sebagai tanda terdapat pipa minyak dengan jarak sekitar 3 kabel.

Keesokan harinya tepatnya pukul 06.00 WITA ternyata terjadi tumpahan minyak di kawasan Pelabuhan Balikpapan dan sumber penyebabnya masih belum diketahui. Dari hal ini para petugas patroli KPLP melakukan penyisiran serta mengimbau kepada semua kapal untuk lebih hati-hati.

Hanya berjarak 6 jam dari tumpahan ini, mulai terjadi kebakaran yang ada di permukaan laut pada jam 11.25 WITA. Api pun menyambar kapal MV EVER JUDGER yang saat itu sedang berlabuh. Dari kejadian ini terdapat 5 orang tewas.

Sumber: https://ekonomi.kompas.com/read/2018/04/17/211600126/jangkar-diduga-jadi-penyebab-bocornya-pipa-pertamina-di-teluk-balikpapan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *