Dosen Hafal Quran Asal Palestina Dibunuh Di Malaysia

Pada video yang berdurasi selama 01.17 detik, DR Fadi MR Albasth, duduk di kursi di atas hamparan permadani. Pria berjanggut dengan gamis dan kopiah warna putih tersebut dengan merdunya melantunkan ayat suci Al Quran, di belakangnya nampak dua orang dengan baju serta kopiah yang sama pada sebuah apartemen.

SuaraDemokrasi.com – Pada video yang berdurasi selama 01.17 detik, DR Fadi MR Albasth, duduk di kursi di atas hamparan permadani. Pria berjanggut dengan gamis dan kopiah warna putih tersebut dengan merdunya melantunkan ayat suci Al Quran, di belakangnya nampak dua orang dengan baju serta kopiah yang sama pada sebuah apartemen.

Pelantun ayat suci Al Quran dengan pembawaannya yang tenang tersebut adalah seorang dosen pada Universitas Kuala Lumpur British Malaysia Institut (UniKL BMI).

Video berdurasi pendek tersebut menjadi viral di sosial media serta grup messenger seiring ditembaknya mati Fadi Albasth dikediamannya di Kondominium Idama  Puteri, Jalan Meranti, Taman Medan, Kuala Lumpus, pada Sabtu (21/04/2018).

Peristiwa naas tersebut terjadi sekitar pukul 06.00 pagi, korban ditembak oleh dua orang pelaku yang tak dikenal yang menaiki sepeda motor saat hendak menunaikan Sholat Subuh.

Dikutip dari laman Antara News.com, Kepala Polisi Kuala Lumpur Datuk Seri Mazlan Lazim di Kuala Lumpur, mengatakan, “Penyelidikan awal mendapatkan pelaku menaiki sepeda motor melepaskan lebih 10 tembakan. Pemeriksaan awal mendapatkan terdapat empat bekas tembakan di tubuh korban. Polisi menemukan dua selongsong peluru di lokasi kejadian.”

Menurut Presiden Persatuan Ulama Malaysia (PUM) Datuk Al-Syeikh Abdul Halim Abdul Kadir, ia mengatakan bahwa modus operandi dari pembunuhan imam Palestina di Malaysia tersebut menunjukkan sebenarnya pembunuhnya itu telah merencanakan kejadian tersebut sejak lama.

Dia juga mengatakan peristiwa tersebut hampir serupa dengan pembunuhan yang melibatkan seorang tokoh ulama Palestina, Syeikh Ahmad Yassin ketika keluar hendak menunaikan sholat subuh.

Berdasarkan pengumuman Polisi Diraja Malaysia (DPRM), titik terang dari dalang pembunuhan Fadi telah sedikit terkuak dengan dirilisnya salah satu gambar dari dua pelaku pembunuhan dosen UniKL BMI tersebut,

Kemajuan lain dari penyelidikan adalah penemuan sepeda motor yang digunakan pelaku di Tasik Danau Kota, Selasa (24/04/2018) pagi, dengan nomor registrasi BKJ 413.

Sementara itu, Kedutaan Palestina di Malaysia telah mengonfirmasikan bahwa jenazah Dr Fadi Albatsh sudah diperbolehkan dibawa pulang oleh Pemerintah Mesir. Adapun sholat jenazahnya di Surau Medan Idaman diikuti oleh 2.000 umat islam untuk melepas kepergiannya.

Sumber: https://www.antaranews.com/berita/704897/fadi-albatsh-dosen-palestina-hafal-quran-yang-dibunuh-di-malaysia

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *